MELAKUKAN KEBAIKAN atau MENGUSAHAKAN PERBAIKAN ?
Ketika Orang-orang Baik Memilih untuk Diam, Maka Sejatinya Mereka Memberikan Kesempatan Besar Kepada Orang-orang yang Busuk untuk Menjadi Penguasa
Apakah Anda sudah melakukan kebaikan hari ini?
ketika ditanya apakah itu, pasti terbesit dipikiran anda "kenapa harus aku jawab?", ya hal ini karena adanya keyakinan bahwa kebaikan bukanlah untuk disombongkan. Saya sangat sepakat akan hal ini.
Namun, yang harus kita perhatikan sekarang adalah, bagaimana dampak dari perilaku yang kita kategorikan sebagai "kebaikan" itu? bagaimana parameter kita mengatakannya "kebaikan" ? untuk apa kita melakukannya? dan apa implikasinya?. hal inilah yang harus kita refleksikan.
Kenapa kita harus memperepotkan masalah itu? silahkan dicermati. Apakah kita diperintahkan untuk "berbuat kebaikan"? YA. Tapi sebentar, saya kira bukan itu. Apakah kita diperintahkan untuk sekedar berbuat kebaikan, atau "berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan"?
Saya yakin anda dapat memahami maksud saya.
Saya sering dengar bahwa Kebaikan yang tidak terorganisir, akan mudah terkalahkan oleh kejahatan yang terorganisir. bahkan ada kiasan dalam kitab yang berbunyi: "Sesungguhnya serigala akan memangsa domba yang sendirian".
Singkatnya, berdasarkan perintah untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, serta himbauan untuk mengorganisir kebaikan itu sendiri, maka saya ingin belajar dalam mencari sekumpulan orang-orang dengan idealisme yang sama dalam mendambakan keseimbangan dan memperjuangkan apa yang kita pahami sebagai "kebaikan". Untuk itu, saya ingin banyak berdiskusi dengan orang-orang yang masih peduli dengan keadaan dan memiliki optimisme perbaikan.
PERTIMBANGKANLAH!
... dan Allah menimpakan kemurkaan keapda orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya. (QS.10:100)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
INI adalah KAMPANYE!!!
Bukan berniat menciderai tulisan saya diatas, namun dibawah ini adalah salah satu langkah saya dalam mengaktualisasikan idealisme itu, karena ketika kebaikan itu dilakukan sendiri, maka tidaklah berarti. Namun ketika saya dapat terlibat dalam pengaturan sistem dan pemangku kebijakan, setidaknya saya dapat mengusahakan agar kebaikan itu tidak hanya dilakukan secara sendiri, namun diusahakan secara bersama oleh seluruh elemen yang terlibat.

Visi:
Sebagai badan legislatif yang bekerja sama dengan fakultas menjadi fakultas psikologi ternama dalam bidang terapan yang berbasis keterampilan proses, semangat kompetitif, dan menjunjung tinggi moralitas islami, serta memberdayakan elemen dalam fakultas demi terwujudnya visi fakultas tahun 2025.
Misi:
- Bekerja sama dgn fakultas dalam membuat kebijakan untuk meningkatkan moralitas islami pada mahasiswa
- Melakukan pengontrolan sarana informasi yang ada di fakultas untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa
- Bersama dengan fakultas melakukan pengontrolan dan evaluasi sistem akademik yang berorientasi pada prestasi dan keterampilan proses
- Menyalurkan aspirasi mahasiswa kepada fakultas.
- Menjalankan fungsi Senat fakultas dengan amanah.

0 comments: